Perjuangan Menaklukkan Capek yang Berbuah Manis
Jakarta – Kelelahan yang mengagumkan menimpa beberapa pemain SSB Darussalam dalam dua hari ini. Namun, tekad keras mereka untuk menaklukkan rasa capek itu pada akhirnya berbuah manis.

SSB Darussalam barusan jadi juara di CLEAR Mari! Indonesia Dapat Academy 2015 step province round di Jakarta. Mereka menaklukkan SSB Urakan pada kompetisi final melalui drama adu penalti yang selesai dengan score 3-1.

Tidak lama sesudah meyakinkan kemenangannya, beberapa pemain SSB Darussalam menuju salah satu segi lapangan serta berdiri membuat lingkaran berbarengan pelatih serta ofisial tim. Tangan-tangan mereka sama-sama bergandengan tangan keduanya.

Di pimpin oleh kapten tim Ahmad Fauzi, mereka lalu berdoa sembari menundukkan kepala. Ini yaitu suatu ungkapan sukur serta rasa terima kasih mereka pada Tuhan atas kesuksesan mereka hari ini. Kesuksesan merebut trofi melalui suatu perjuangan yang sangat melelahkan.

Pikirkan saja. SSB Darussalam memerankan empat kompetisi dalam dua hari berturut-turut! SSB dari Tangerang Selatan itu memanglah hanya berlaga sekali pada hari Sabtu (7/3/2015), yakni waktu menaklukkan SSB Laskar Muda di perdelapanfinal dengan score 2-0.

Namun, pada Minggu (8/3), SSB Darussalam mesti melakukan tiga kompetisi yang semasing berdurasi 2×30 menit di lapangan besar. SSB Darussalam bersua SSB Putra Melati di perempatfinal serta menang 1-0. Di semi final, mereka menang tidak tebal 2-1 atas SSB Taruna Persada. Kemenangan itu mengantarkan mereka ke final untuk setelah itu bertemu dengan SSB Urakan.

Namun, permasalahan yang dihadapi SSB Darussalam bukan hanya banyak kompetisi yang perlu mereka lakoni serta saat recovery yang sangat singkat. Mereka juga mesti siap bertarung dibawah guyuran hujan deras serta teriknya cahaya matahari. Belum lagi bila ada pemain yang alami cedera, sesaat jumlah pemain di scuad mereka hanya 16 orang.